Mengatasi Sesak Napas

Sesak napas adalah salah satu keluhan yang paling umum. Kondisi ini menyebabkan dada terasa sangat sakit seolah-olah dililitkan dengan tali yang kuat. Napas juga tampak lebih dangkal dan kadang-kadang disertai dengan suara “ngik-ngik”. Jika sudah begini, bagaimana cara mengatasi sesak napas?
Berbagai cara mengatasi sesak nafas dengan cepat

Cara mengatasi sesak napas untuk setiap orang mungkin tidak sama. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda ambil dengan cepat untuk kembali bernapas bebas.

Ini adalah bantuan pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi sesak napas:

  1. Bernafas melalui mulut

minyak kelapa untuk bibir

Napas pernafasan adalah cara cepat dan mudah untuk mengatasi sesak napas. Menghirup dan menghembuskan napas melalui mulut memungkinkan Anda mengambil lebih banyak udara, sehingga setiap napas Anda lebih dalam dan lebih efektif. Menghembuskan napas melalui mulut juga dapat membantu melepaskan udara yang terperangkap di paru-paru.

Namun, kelegaan bernafas dengan cara ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Berikut cara bernafas melalui mulut untuk mengatasi gejala sesak napas.

Relaksasikan otot bahu dan leher.
Perlahan minum seteguk selama beberapa detik.
Punch bibir Anda seperti Anda akan bersiul.
Bernapas perlahan melalui mulut Anda.

Anda dapat menggunakan metode ini setiap kali merasa sesak napas. Terutama setelah mengangkat benda berat, menaiki tangga, membungkuk dan sebagainya.

  1. Duduk di kursi

duduk dengan nyaman saat wasir

Cara lain untuk mengatasi sesak napas adalah dengan duduk di kursi. Beristirahat sambil duduk dapat membantu merilekskan tubuh dan meredakan pernapasan.

Mengatasi Sesak Napas

Ketika dada mulai terasa kencang, segera cari kursi dan duduk dengan kedua kaki kuat di lantai.

Miringkan dada sedikit ke depan dan letakkan siku di kedua lutut. Anda juga dapat menopang dagu dengan kedua tangan. Pastikan otot leher dan bahu Anda tetap rileks. Jadi ambil napas dalam-dalam perlahan-lahan melalui hidung dan buang napas perlahan.

  1. Istirahatkan kepala Anda di atas meja
    Sumber: CheatSeat

Jika sesak napas kembali ketika Anda duduk di depan meja, segera letakkan kepala Anda di atasnya sebagai cara untuk mengatasi masalah ini. Bagi sebagian orang, posisi duduk seperti ini dianggap lebih nyaman untuk mengatur pernapasan.

Berikut panduannya:

Duduk di kursi dengan kaki rata di lantai dan tubuh Anda di depan meja.
Lipat kedua tangan di atas meja dan sandarkan kepala ke lengan
Sesuaikan napas perlahan melalui hidung, atau bisa juga melalui mulut sampai Anda merasa lega

Anda juga dapat menggunakan benda lunak yang ada di sekitar seperti bantalan kepala.

  1. Berbaring

HIV mudah lelah

Banyak orang mengalami sesak napas saat tidur. Selain membuatnya tidak nyaman, ini juga dapat mengurangi kualitas tidur Anda.

Jadi ketika Anda bangun, Anda merasakan mengi, dalam keadaan masih di atas kasur, segera menyesuaikan posisi tubuh sehingga bisa berbaring telentang sebagai cara mengatasi masalah ini.

Dukung kepala dengan bantal yang lebih tinggi untuk menempatkan kepala lebih tinggi daripada jantung. Lalu letakkan bantal atau bantal tebal di bawah lutut. Pastikan punggung Anda tetap lurus dan tangan Anda lurus di samping.

Posisi berbaring ini membantu melebarkan saluran udara yang tersumbat, sehingga Anda bisa bernapas lega.

  1. Gunakan kipas angin

mengatasi panas saat puasa

Penelitian dari Journal of Pain and Symptom Management melaporkan bahwa aliran udara segar dapat membantu mempercepat sesak napas. Nah, Anda bisa mengarahkan kipas angin atau kipas portabel (genggam) di wajah Anda sebagai cara mengatasi sesak napas Anda.

  1. Minumlah obatnya

minum obat batuk

Bagi orang dengan kondisi medis tertentu, minum obat mungkin merupakan cara terbaik untuk mengatasi sesak napas.

Pilihan obat yang dapat digunakan untuk meredakan pernapasan adalah inhaler asma, bronkodilator, penggunaan obat. Namun, setiap jenis obat ini dimaksudkan sebagai cara untuk mengatasi sesak napas karena sebab-sebab tertentu. Kemudian, diskusikan dengan dokter Anda untuk mengetahui jenis obat apa yang terbaik untuk kondisi Anda.

Dalam banyak kasus, orang yang memiliki riwayat asma lebih mungkin mengalami sesak napas ketika gejalanya muncul kembali. Karena itu, penderita asma harus selalu membawa inhaler atau obat oral ke mana pun mereka pergi.

Baca Juga :