Tips Untuk Mengurangi Stres Sebelum Lahiran

Stres dapat terjadi kapan saja, bahkan selama kehamilan atau sebelum persalinan. Kondisi ini tidak bisa dicegah, tetapi ibu hamil masih bisa menurunkan cermin. Dengan cara ini efek buruk pada ibu dan janin dapat dihindari. Bagaimana cara mengurangi stres sebelum lahir? Ayo, lihat beberapa opsi berikut.

Mengapa stres harus dipecah sebelum lahir?

Wanita hamil cenderung mengalami stres. Kondisi ini terjadi karena perubahan hormon dalam tubuh, ketidaknyamanan fisik atau ketidakpastian masa depan.

Ketika bayi Anda lahir, ibu hamil lebih rentan terhadap kecemasan, ketakutan, dan stres.

Ini biasanya disebabkan oleh kenyataan bahwa ada berbagai pemikiran negatif, seperti pekerjaan buruk atau ketakutan lainnya.

Stres seperti ini seharusnya tidak merusak ibu hamil, karena ia dapat mempengaruhi dirinya sendiri dan janin dalam kandungan.

Menurut American Pregnancy Association, stres dapat menyebabkan gejala insomnia dan nafsu makan berkurang.

Kondisi ini dapat menyebabkan ibu menjadi lelah dan kurang gizi. Padahal, sang ibu harus menjaga pola makan dan kondisi tubuhnya untuk menghadapi kontraksi.

Kiat Untuk Mengurangi Stres Sebelum Lahiran

Agar stres, kegelisahan dan ketakutan tidak memperburuk kesehatan ibu hamil, dokter harus berkonsultasi.

Dokter Anda akan membantu Anda mengatasi stres saat ini. Jika tidak terlalu parah, dokter Anda biasanya akan merekomendasikan perawatan tanpa obat.

Beberapa perawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres sebelum melahirkan meliputi:

  • Singkirkan pikiran negatif

Terjadinya stres, kecemasan dan kegelisahan pada wanita hamil biasanya dipicu oleh pikiran negatif.

Salah satu cara untuk mengurangi stres sebelum melahirkan adalah dengan mengurangi pikiran negatif yang menguasai pikiran Anda.

Cobalah untuk memikirkan hal-hal positif yang meningkatkan pikiran Anda, seperti melihat foto-foto bayi yang tersenyum dan berbicara tentang nama-nama yang tepat untuk anak kecil Anda.

Dengan cara ini Anda bisa mengalihkan otak dari pikiran negatif.

Jangan lupa untuk menjauh dari berita buruk terkait kehamilan agar kecemasan dan ketakutan Anda tidak bertambah buruk.

  • Tenang

Kiat selanjutnya untuk menghilangkan stres sebelum lahir adalah menciptakan istirahat.

Nah, ibu hamil bisa santai dengan berbagai cara, misalnya dengan mempraktikkan teknik pernapasan. Teknik ini biasanya digunakan ketika berlatih yoga atau meditasi.

Anda hanya perlu menemukan tempat yang sunyi dan gelap lalu duduk tegak.

Kemudian tarik napas sedalam mungkin dari hidung dan buang napas perlahan melalui mulut. Lakukan ini beberapa kali saat Anda membayangkan hal-hal yang membuat Anda bahagia.

Beristirahat tidak hanya menghilangkan kecemasan dan ketakutan. Ini juga membantu ibu untuk tidur lebih nyaman, sehingga dia dapat beristirahat dengan baik.

  • Lengkapi dengan persiapan yang berbeda

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mengurangi stres sebelum persalinan adalah persiapan.

Proses kelahiran membutuhkan mental yang kuat. Jadi, jangan ragu untuk meminta bantuan pasangan dan keluarga Anda.

Tidak hanya untuk diperkuat secara mental, Anda juga harus menyiapkan segala hal terkait kelahiran.

Hal-hal penting yang harus dicari, seperti lokasi rumah sakit, akses ke kesehatan untuk memfasilitasi proses persalinan, kepada orang yang dapat dipercaya yang dapat menemani Anda saat lahir.

Jika Anda mempersiapkan ini dengan hati-hati, Anda dapat mengurangi ketakutan dan ketakutan yang muncul.

  • Kenalkan gaya hidup sehat

Hindari tidak hanya membersihkan pikiran dari stres, tetapi juga berbagai hal yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu. Misalnya merokok, tidur terlambat, makan junk food atau melakukan kerja berat.

Sebaliknya, cukup istirahat, makan makanan bergizi, minum tablet tekanan darah dan tetap aktif seperti yang diperintahkan oleh dokter Anda.

  • Selalu terhubung dengan dokter

Deteksi dini penyakit jantung bawaan pada bayi sejak kehamilan
Langkah terakhir yang dapat Anda ambil untuk mengurangi stres sebelum melahirkan adalah memeriksa kesehatan Anda secara teratur dengan dokter Anda.

Dokter Anda akan memantau kesehatan mental Anda serta kehamilan Anda yang akan datang

Baca Juga :